Sejarah Jemaat

Gereja Sion WKO

Tentang Gereja Sion WKO

Gereja Sion WKO merupakan bagian dari Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) yang terletak di Desa WKO, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara. WKO merupakan singkatan dari Wosia Klapper Ondernaming, yaitu lahan perkebunan kelapa warisan zendeling asal Belanda.

Pada akhir tahun 1960-an, perkebunan ini dikelola oleh Tuan Both. Di atas bekas rumah beliau kemudian dibangun gedung gereja pertama jemaat WKO. Sebelum menjadi desa dan jemaat mandiri, wilayah ini merupakan area perkebunan yang dihuni oleh mandor serta para pekerja bersama keluarga mereka.

Karena kondisi geografis yang cukup jauh dari jemaat terdekat (Elim Wosia dan Maranatha Kalipitu), serta kendala alam seperti banjir di kolam mati, timbul kerinduan untuk mendirikan jemaat baru di lokasi perkebunan.

Awal Berdirinya Jemaat

Pada 18 Agustus 1972, berdirilah gereja mula-mula dengan nama Gereja Epata WKO. Pada bulan November 1972, dipilih majelis pertama yang berjumlah 4 orang:

  • Sms. C. Bokako
  • Sms. R. Tucuan
  • Sms. Martha Panulia
  • Sms. Polona Talamuda

Mereka ditahbiskan pada 26 November 1972 di Gereja Maranatha Kalipitu. Sejak tahun 1973, jemaat menjadi mandiri dengan pimpinan definitif Gr. Jansen Daene.

Perkembangan dan Tokoh Penting

Beberapa tokoh penting dalam sejarah jemaat antara lain:

  • C. Bukako
  • K. Moot
  • S. Mamahe

Mereka berperan besar dalam pembangunan gereja, pengaturan pelayanan, serta penggalangan dana pembangunan.

Pembangunan Gedung Gereja

Gedung Gereja Sion pertama ditahbiskan pada 7 April 1980. Nama "Sion" diberikan atas permintaan Bapak Tingginehe.

Pembangunan gedung kedua dimulai tahun 2002 dan diresmikan pada 31 Desember 2011. Pembangunan ini dilakukan tanpa membebani keuangan warga jemaat.

Tradisi dan Pelayanan
  • Anak yang dibaptis harus berasal dari orang tua yang telah menikah secara gerejawi.
  • Disiplin gereja diterapkan bagi pelayan yang bermasalah.
  • Inventaris gereja dibuat secara gotong-royong oleh warga jemaat.

Hingga kini, Gereja Sion WKO terus bertumbuh sebagai jemaat yang mandiri, setia dalam pelayanan, serta aktif membangun kehidupan rohani dan sosial masyarakat.